Usai Dilantik, Direktur PERUMDA Way Sekampung Dituding Arogan Kepada Karyawan

PRINGSEWU — ungkapkasus.id

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas resmi melantik Muhammad Hatta, S.Kom., M.M. sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Air Minum Way Sekampung Kabupaten Pringsewu periode 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Aula Utama Kantor Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Selasa (30/12/2025), bersamaan dengan pelantikan pimpinan BAZNAS Kabupaten Pringsewu periode 2025–2030.

Namun demikian, di balik pelantikan tersebut, muncul sorotan dari internal perusahaan daerah. Sejumlah pegawai diduga mengeluhkan gaya kepemimpinan Direktur PERUMDA Air Minum Way Sekampung yang dinilai arogan serta adanya intervensi berlebihan terhadap pekerja. Keluhan tersebut diduga berkaitan dengan jam kerja yang melebihi ketentuan, minimnya hari libur, serta sulitnya memperoleh izin cuti bagi karyawan.

Saat dikonfirmasi, Muhammad Hatta membantah tudingan tersebut. Ia mempertanyakan secara langsung tuduhan arogansi yang dialamatkan kepadanya. “Arogansi yang mana ya? Menurut saya, apa yang mereka kerjakan, saya juga ikut turun langsung,” ujarnya. Selasa 30/12/2025

Hatta menjelaskan bahwa pekerjaan di sektor pelayanan air minum tidak selalu dapat dibatasi oleh jam kerja formal. Menurutnya, respons cepat terhadap keluhan masyarakat, termasuk kebocoran pipa yang terjadi di malam hari, merupakan bagian dari komitmen pelayanan prima. “Kalau ada kebocoran tengah malam dan masyarakat melapor, pegawai harus siap. Itu bukan paksaan, tapi tuntutan pelayanan,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa karyawan yang bekerja di luar jam kerja, termasuk pada hari Sabtu dan Minggu, tetap diberikan insentif kehadiran. Secara tidak langsung, Hatta menegaskan bahwa kebijakan tersebut diduga kerap disalahartikan sebagai tekanan kerja.

Lebih lanjut, Hatta menduga isu tersebut muncul akibat kekecewaan sejumlah pihak atas keputusan Bupati yang memperpanjang masa jabatannya. “Wajar kalau ada yang ingin posisi saya, apalagi sekarang kondisi perusahaan sudah jauh lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pringsewu dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas pelayanan air bersih. Ia menekankan bahwa kepercayaan publik hanya dapat diraih melalui kinerja yang nyata, konsisten, dan profesional.

(Red)