WNA Australia Meninggal Dunia Saat Berselancar di Pantai Tanjung Setia, Polisi Pastikan Penanganan Sesuai Prosedur

PESISIR BARAT   Ungkapkasus.id

22Agustus 2026 — Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia, Kim Jonathan Sheppard (72), meninggal dunia setelah mengalami kondisi darurat ketika melakukan aktivitas berselancar di kawasan Karang Nyimbur, Pantai Tanjung Setia, Pekon Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Sabtu (22/8/2026).

Peristiwa tersebut mendapat penanganan dari jajaran Polres Pesisir Barat bersama sejumlah unsur terkait. Kepolisian melakukan pemeriksaan awal, mengumpulkan keterangan saksi, mendata barang milik korban serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Sempat Mendapat Pertolongan

Informasi yang dihimpun, korban berada di Pesisir Barat bersama dua rekannya sesama warga negara Australia, yakni Gregory Edward Shearer (73) dan Lloyd Jhon Gould (63). Ketiganya diketahui menginap di salah satu penginapan di kawasan Pantai Tanjung Setia dan telah berada di Kabupaten Pesisir Barat sejak 19 Agustus 2026.

Saat kejadian, ketiganya tengah melakukan aktivitas surfing di kawasan tersebut.

Sekitar pukul 08.00 WIB, kedua rekan korban melihat Kim Jonathan Sheppard meminta pertolongan ketika berada di laut, sekitar 10 meter dari bibir pantai.

Kedua rekannya bersama peselancar lain kemudian segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban menuju daratan.

Sesampainya di pantai, korban mendapat pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP). Upaya penyelamatan kemudian dilanjutkan dengan membawa korban menggunakan ambulans Pekon Tanjung Setia menuju UPT Puskesmas Rawat Inap Biha.

Korban tiba di fasilitas kesehatan tersebut sekitar pukul 08.40 WIB. Setelah mendapatkan pemeriksaan dan tindakan medis oleh dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Polisi Lakukan Pemeriksaan

Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Kompol Rohmad, S.H., mengatakan bahwa kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur.

“Personel telah mendatangi lokasi, melakukan pemeriksaan awal terhadap korban, mengumpulkan keterangan dari saksi, berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan pendataan terhadap barang-barang milik korban. Seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan situasi di lokasi berjalan aman serta kondusif,” ujar Kompol Rohmad.

Penanganan di lapangan dipimpin oleh Kabagren Polres Pesisir Barat AKP Rudi Aries selaku Perwira Pengawas.

Sejumlah personel turut dilibatkan, di antaranya Satbinmas, Pamapta, Unit Identifikasi/Inafis Polres Pesisir Barat, personel Polairud Polda Lampung, pihak pendamping korban serta personel Pleton Siaga II KRYD Polres Pesisir Barat.

Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan Unit Identifikasi Polres Pesisir Barat, ditemukan sejumlah luka lecet atau gores pada bagian lutut kanan, betis kanan, tangan kanan dan batang hidung.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap barang-barang milik korban, termasuk sejumlah obat-obatan yang ditemukan dalam barang bawaan korban. Seluruh barang tersebut diamankan dan didata sebagai bagian dari proses penanganan serta pemeriksaan lebih lanjut.

Keselamatan Wisatawan Jadi Perhatian

Kepolisian juga melakukan koordinasi dengan pihak penginapan, rekan korban, penjamin serta pihak terkait lainnya guna memastikan proses penanganan terhadap korban berlangsung secara tertib.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan bagi wisatawan yang melakukan aktivitas olahraga air, terutama di kawasan pantai yang memiliki karakteristik gelombang tertentu.

Polres Pesisir Barat mengimbau wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, agar tidak mengabaikan kondisi cuaca, gelombang dan kemampuan fisik ketika melakukan aktivitas di laut.

“Kami mengimbau seluruh wisatawan untuk mengutamakan keselamatan. Perhatikan kondisi gelombang, kemampuan fisik dan ikuti arahan petugas maupun pengelola kawasan wisata. Jangan memaksakan diri apabila kondisi laut tidak memungkinkan,” kata Kabag Ops.

Kepolisian bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan di kawasan wisata, khususnya lokasi yang menjadi tujuan aktivitas olahraga air.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran wisatawan mengenai pentingnya keselamatan selama menikmati wisata bahari di Pesisir Barat.

Hingga proses penanganan selesai, situasi di kawasan Pantai Tanjung Setia dilaporkan aman dan kondusif.

Jurnalis: Raden Majisin & Zainal Abidin

Exit mobile version