Dukung Upaya Percantik Wajah Ibukota, Bupati & Wabup Pringsewu Tinjau Gotongroyong Masyarakat

PRINGSEWU -Ungkapkasus.id

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Wakil Bupati Pringsewu Umi didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Rahayu Sri Astutik Riyanto Pamungkas dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu melakukan peninjauan kegiatan gotongroyong masyarakat membersihkan saluran irigasi (ledeng) di Kota Pringsewu, pada Minggu (28/12/2025).

Kegiatan gotongroyong ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan partisipasi masyarakat Pringsewu dalam upaya menata wajah Kota Pringsewu sebagai Ibukota Kabupaten Pringsewu agar terlihat lebih rapi, indah dan cantik.

Bupati Pringsewu mengatakan masyarakat menginginkan agar wajah Kota Pringsewu dapat lebih tertata. Hal ini sebagaimana aspirasi yang disampaikan pada saat acara Ngopi Serasi di Balai Kelurahan Pajaresuk beberapa waktu lalu, agar Pemkab Pringsewu melakukan normalisasi terhadap saluran irigasi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Veteran dan Jalan Imam Bonjol, mulai Kelurahan Pringsewu Barat hingga Kelurahan Pajaresuk.

“Saat ini pemerintah daerah sedang menyusun master plan untuk rencana membuat jogging track di sepanjang pinggir ledeng irigasi, tentunya dengan melibatkan masyarakat. Kita sedang upayakan agar juga dapat dibiayai melalui program CSR. Mudah-mudahan bisa direalisasikan pada 2026,” ucapnya. (ant)

Milad Ke-22 Kopi Klangenan, Pemkab Pringsewu Dukung Berkembangnya Usaha Lokal

PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu sangat mendukung tumbuh dan berkembangnya usaha lokal, UMKM serta industri daerah agar berdaya saing, berkelanjutan dan berakar pada potensi lokal.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas pada tasyakuran milad ke-22 Kopi Bubuk Klangenan, yang diproduksi PT. Citra Putera Utama (CPU) berharap dapat terus menjadi teladan dalam kewirausahaan, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk serta berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan Pringsewu Makmur.

“Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada manajemen dan seluruh karyawan yang telah bekerja keras, berdedikasi dan berinovasi, sehingga tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial, di antaranya penyerapan tenaga kerja, kepedulian sosial serta berkontribusi bagi perekonomian daerah,” ucapnya, di Komplek PT. CPU, Pringkumpul, Pringsewu, Sabtu (27/12/2025) malam.

Acara tasyakuran milad ke-22 Kopi Bubuk Klangenan, yang juga dihadiri Wabup Pringsewu Umi Laila, Sekda M.Andi Purwanto beserta jajaran pemkab, tokoh masyarakat Pringsewu KH.Sujadi, Ketua TP-PKK Ny.Rahayu Riyanto, dan Direktur PT.CPU Ahmad Mudhofir, juga diisi dengan tausiyah oleh Ust.Syukron Muchtar, LC., M.A., serta pemberian santunan kepada anak yatim, piatu serta dhuafa, pentas kesenian daerah, penghargaan karyawan terbaik, dan bakti sosial berupa donor darah sejak pagi hari, bekerja sama dengan PMI Pringsewu. (ant)

Bupati Pringsewu & Ketua TP-PKK Terima Gelar Adat Dari Penyimbang Adat Saibatin Pardasuka

PRINGSEWU – Bupati Pringsewu H.Riyanto Pamungkas dan Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Hj.Rahayu Sri Astutik Riyanto Pamungkas mendapat adok atau gelar adat dari Penyimbang Adat Lampung Saibatin Pardasuka. Bupati Pringsewu diberi gelar Khaja Pengayom Negara Pamungkas, sedangkan Ketua TP-PKK diberi gelar Raden Ayu Permata.

Prosesi pemberian adok sekaligus upacara angkat saudara (Angkon Muwakhi) sebagai penanda bahwa Bupati Pringsewu H.Riyanto Pamungkas dan Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Hj.Rahayu Sri Astutik Riyanto Pamungkas resmi menjadi bagian dari masyarakat adat Saibatin Pardasuka digelar di Pekon Pardasuka, Kecamatan Pardasuka, pada Minggu (28/12/2025).

Bupati Pringsewu H.Riyanto Pamungkas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para penyimbang adat Lampung Saibatin Pardasuka yang sudah memberikan gelar adat kepada dirinya dan istrinya. Menurutnya, prosesi gelar adat Angkon Muwakhi ini merupakan bukti nyata bahwa adat-istiadat di Kabupaten Pringsewu dijunjung tinggi dan dilestarikan.

“Prosesi adat Angkon Muwakhi yang kita saksikan hari ini adalah manifestasi nyata dari kearifan lokal masyarakat Lampung yang luar biasa. Tradisi ini bukan sekadar upacara seremonial, melainkan sebuah ikrar suci untuk mengangkat saudara, merajut hubungan kekeluargaan dan mempererat tali persaudaraan sejati tanpa memandang latar belakang. Ini menunjukkan betapa kuatnya semangat kekeluargaan dan komitmen kita bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur,” ujarnya.

Angkon Muwakhi juga menjadi simbol komitmen untuk saling menjaga, saling membantu dan saling menghormati dalam bingkai kekeluargaan. Karenanya, Pemkab Pringsewu berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung penuh upaya-upaya pelestarian adat istiadat di Kabupaten Pringsewu. Bupati juga mengajak menjadikan nilai-nilai luhur budaya ini sebagai landasan moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Melalui momen Angkon Muwakhi ini, semoga ikatan emosional dan sosial kita semakin kokoh. Semoga persaudaraan dan sinergitas yang harmonis antara Pemerintah Kabupaten Pringsewu dengan penyimbang adat Saibatin serta seluruh masyarakat Pardasuka akan semakin erat, dalam rangka bersama-sama membangun serta mewujudkan Kabupaten Pringsewu Makmur, yakni Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius,” ucapnya.

Kegiatan yang diawali dengan prosesi arak-arakan ini juga dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekda Pringsewu M.Andi Purwanto beserta jajaran pemerintah daerah, DPRD dan forkopimda serta para penyimbang adat dan tokoh masyarakat setempat. (ay)

Exit mobile version