Lampung Selatan, Ungkapkasus. id
– Dugaan penggelapan sapi bantuan milik Kelompok Tani Sahabat Tani di Desa Kuala Sekampung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, kembali mencuat. Kasus ini menyeret nama anggota Komisi IV DPRD Lampung Selatan, Taman.
Sebelumnya, dugaan kasus ini telah terendus sejak pertengahan 2025 dan sempat ditangani oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan. Saat itu, Ketua Kelompok Sahabat Tani, Dedi Susanto, berkomitmen akan mengganti sapi yang telah dijual pada Agustus 2025.
Namun, sejak bantuan 20 ekor sapi digulirkan pada 2021 melalui aspirasi anggota DPR RI, Sudin, pengelolaannya diduga dikuasai oleh Taman, meski yang bersangkutan bukan anggota kelompok.
Seorang warga setempat menyebutkan bahwa sebagian besar anggota kelompok merupakan keluarga Taman.
“Orang-orang yang mengisi kelompok itu sebagian besar adalah keluarga Pak Taman, mulai dari menantu, anak, istri, hingga orang tuanya,” ujar warga tersebut, Senin (6/4/2026).
Sementara itu, salah satu pengurus kelompok, Marimun, mengaku dirinya ditugaskan untuk merawat sapi dan menerima upah bulanan.
Ia mengatakan bahwa dirinya menerima bayaran antara Rp1 juta hingga Rp2 juta, tergantung kondisi keuangan.
“Kalau ada uang, saya dikasih. Kadang Rp1 juta, kadang Rp2 juta,” kata Marimun.
Selain itu, Marimun juga mengaku pernah menerima bagian dari hasil penjualan sapi sebesar Rp20 juta yang berasal dari penjualan lima ekor sapi.
Ia menjelaskan bahwa uang tersebut diberikan langsung oleh Taman, karena dirinya yang mengurus ternak.
Namun, Marimun mengaku tidak pernah mengetahui harga jual sapi secara rinci, karena seluruh proses penjualan dikendalikan oleh Taman, bukan oleh ketua kelompok.
Dari total 20 ekor sapi bantuan, saat ini tersisa 14 ekor indukan yang masih dirawat.
Anggota kelompok lainnya, Agus Roni, mengaku tidak pernah dilibatkan dalam penjualan sapi maupun menerima bagian hasil.
Ia mengatakan bahwa dirinya hanya sempat membantu mencari pakan dalam waktu singkat.
Agus Roni menyatakan bahwa ia tidak pernah menerima pembagian hasil dari penjualan sapi tersebut.(Tim)












