Ambarawa – ungkapkasus.info
Pengusaha Hendri Putra Keling akhirnya memberikan klarifikasi terkait dugaan penganiayaan terhadap sejumlah pemuda di wilayah Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada pukul 03.00 WIB dini hari di depan kediamannya. Senin 6/4/2026
Dalam keterangannya, Hendri Putra Keling menyampaikan bahwa insiden bermula saat sekelompok pemuda diduga hendak melakukan balap motor di sekitar lokasi.
Aktivitas tersebut dinilai mengganggu ketenangan lingkungan karena suara knalpot yang bising pada waktu dini hari.
Ia mengaku telah berupaya menegur para pemuda tersebut.
Namun situasi justru memanas ketika dirinya diduga ditabrak oleh beberapa pemuda saat mencoba membubarkan kegiatan tersebut.
Merasa tidak terima, Hendri kemudian mengejar para pemuda yang melarikan diri.
“Masa saya ditabrak, saya enggak melawan.
Jengkelnya itu, begitu saya ditabrak, saya malah ditinggal kabur. Ya saya kejar sampai dapat, sudah dapat ya saya gebukin,” ujar Hendri dalam klarifikasinya.
Di sisi lain, pernyataan mengejutkan juga datang dari pihak korban.
Salah satu paman korban, yang merupakan keluarga dari anak salah satu tokoh masyarakat Ambarawa Barat, menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan memperpanjang persoalan ini.
“Kami selaku pihak yang dipukul tidak akan memperpanjang dan tidak akan menuntut persoalan ini. Ini juga menjadi pelajaran bagi anak kami agar tidak lagi melakukan balap-balapan motor,” ungkapnya.
Meski demikian, respons masyarakat tetap beragam.
Sejumlah warga menilai bahwa tindakan kekerasan tetap tidak dapat dibenarkan, meskipun telah ada penyelesaian secara kekeluargaan.
“Seharusnya cukup diberikan pembinaan atau dilaporkan ke pihak berwajib, bukan dengan kekerasan,” ujar salah satu warga.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait tindak lanjut dari peristiwa tersebut.
Masyarakat pun berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijak tanpa mengedepankan tindakan main hakim sendiri.












