
PESISIR BARAT, LAMPUNG Ungkapkasus.id
Inisiatif Lampung Sehat (ILS) memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pesisir Barat. Hal itu ditandai dengan dipercayakannya Salda Andala, yang akrab disapa Bangsal, sebagai Ketua ILS Kabupaten Pesisir Barat.
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 210/KET.A/IX/2026 yang ditetapkan Ketua Umum ILS Lampung, Sudiyanto, pada Sabtu (5/9/2026).
Dalam kepengurusan ILS Kabupaten Pesisir Barat, Salda Andala akan didampingi Irsyadul Ibad sebagai sekretaris dan Adi Feratama sebagai bendahara.
Ketua ILS Lampung, Sudiyanto, berpesan agar jajaran pengurus baru mampu menjaga marwah, integritas, serta kredibilitas organisasi dalam menjalankan program kesehatan dan sosial di tengah masyarakat.
Menurut Sudiyanto, ILS merupakan organisasi nonpemerintah atau NGO yang bergerak di bidang kesehatan dan sosial serta berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam mendukung berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kita adalah mitranya pemerintah dan mendukung program pemerintah untuk kepentingan masyarakat luas,” ujar Sudiyanto.
Fokus Pencegahan dan Penemuan Kasus TBC
Salah satu fokus utama ILS adalah membantu pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, khususnya TBC.
Dalam pelaksanaan program, ILS berperan sebagai mitra atau Sub Recipient (SR) dengan sejumlah kegiatan, mulai dari pendampingan pasien, edukasi kepada masyarakat, penemuan kasus, hingga peningkatan kapasitas kader kesehatan.
Sudiyanto menilai persoalan TBC di Lampung masih membutuhkan perhatian serius. Meski banyak pasien telah berhasil menjalani pengobatan hingga sembuh, upaya menemukan kasus baru dan mencegah penularan tetap harus diperkuat.
“Kasus tuberkulosis ini masih menjadi masalah yang cukup serius. Dalam pengobatan memang banyak yang sudah sembuh, tetapi kasusnya masih ada. Karena itu, perlu dilakukan upaya dari hulu,” jelasnya.
Ia mengatakan, penanggulangan TBC juga menjadi bagian dari upaya mendukung program prioritas pemerintah di bidang kesehatan.
ILS, lanjutnya, akan berupaya mengambil peran melalui edukasi, pencegahan, deteksi dini, serta penguatan peran masyarakat di tingkat desa.
Dorong Desa Siaga TBC
Ke depan, ILS akan mendorong pembentukan Desa/Kampung Siaga TBC di wilayah Pesisir Barat.
Konsep tersebut menempatkan masyarakat dan kader kesehatan sebagai bagian penting dalam upaya memutus mata rantai penularan TBC.
Program tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur Lampung Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TBC 2025–2030, serta diperkuat dengan Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/374/V.02/HK/2026 tentang Tim Percepatan Penanggulangan TBC.
“Kegiatan utamanya memberikan penyuluhan tentang gejala, cara penularan, dan pentingnya pengobatan TBC sampai tuntas. Kemudian deteksi dini dan skrining dengan melakukan penemuan suspek atau pemeriksaan gejala batuk berkepanjangan di tengah masyarakat,” terang Sudiyanto.
Pengurus Baru Siap Konsolidasi
Ketua ILS Kabupaten Pesisir Barat, Salda Andala atau Bangsal, menyatakan siap menjalankan amanah tersebut sekaligus menindaklanjuti arahan ILS Lampung dan kebijakan pemerintah daerah.
Langkah awal yang akan dilakukan adalah membangun komunikasi dan konsolidasi dengan pemerintah daerah, termasuk kepala daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga pemerintahan desa.
“Setelah ini saya akan konsolidasi dengan pemerintah setempat, kepala daerah, Dinas Pendidikan hingga kepala desa untuk melancarkan program ini,” kata Salda.
Menurutnya, penanggulangan TBC tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan terhadap pasien. Upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, serta pelacakan kontak atau tracing terhadap orang yang berpotensi tertular juga menjadi bagian penting dalam memutus rantai penularan.
“Nanti di setiap desa ada minimal dua kader atau relawan TBC. Mereka akan dilatih agar aktif mengedukasi warga sekitar serta membantu menemukan kasus sejak dini,” ujarnya.
Dinkes Pesisir Barat Sambut Kolaborasi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat, Saptono, menyambut baik terbentuknya kepengurusan ILS Kabupaten Pesisir Barat di bawah kepemimpinan Salda Andala.
Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam upaya memperkuat program kesehatan masyarakat, khususnya penanggulangan TBC.
“Kami menyambut baik dan siap berkolaborasi dengan ILS Pesisir Barat,” kata Saptono.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, kader, serta masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci untuk mempercepat deteksi kasus sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap bahaya TBC.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, ILS Pesisir Barat diharapkan mampu memperluas edukasi kesehatan hingga tingkat desa dan ikut mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sadar terhadap pencegahan serta penanggulangan TBC.
Jurnalis ; Mualim & Taufik