
Pesisir Barat, Ungkapkasus.id-
Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melaksanakan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Sabtu (16/05/2026), di Koperasi Desa Merah Putih Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.
Peresmian nasional tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik, gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat turut mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Pekon Sukarame, Kecamatan Ngaras, Sabtu (16/05/2026).
Bupati Pesisir Barat diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Pesisir Barat, Armen Qodar, yang hadir langsung mengikuti rangkaian kegiatan peresmian tersebut.
Turut mendampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pesisir Barat, Ma’ruf, serta diikuti perwakilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam sambutannya, Armen Qodar menyampaikan bahwa momentum peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi yang sehat, mandiri, modern, dan berdaya saing.
Menurutnya, koperasi tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga wadah gotong royong masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan bersama dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.
“Kami Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik dan memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan koperasi di daerah. Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM, petani, nelayan, serta usaha produktif lainnya,” ujar Armen Qodar.
Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Pesisir Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Dengan dukungan koperasi yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman, potensi tersebut diyakini dapat dikelola secara optimal guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberadaan koperasi, menjaga transparansi pengelolaan, memperkuat semangat kebersamaan, serta menjadikan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah,” lanjutnya.
Selain itu, Armen Qodar berharap Koperasi Merah Putih dapat terus berkembang menjadi koperasi modern yang mampu menjawab tantangan ekonomi global tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan sebagai jati diri bangsa Indonesia.
Melalui surat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.4.4/4139/SJ tanggal 13 Mei 2026 dan surat lanjutan Nomor 100.4.4/4155/SJ tanggal 15 Mei 2026, pemerintah pusat menegaskan keterlibatan pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota dalam mendukung pelaksanaan kegiatan nasional tersebut, baik secara langsung maupun melalui sambungan daring di daerah masing-masing.
Selain dihadiri Presiden Republik Indonesia, kegiatan nasional ini juga melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga strategis pemerintah pusat, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kementerian Koperasi, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
Turut dilibatkan pula Tentara Nasional Indonesia, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Kantor Staf Presiden, serta Sekretariat Kabinet Republik Indonesia sebagai bagian dari dukungan lintas sektor terhadap penguatan program ekonomi kerakyatan berbasis desa tersebut.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kemandirian masyarakat, serta memperluas pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi modern di seluruh Indonesia.
(Zainal/Joni)