Pringsewu —Ungkapkasus.id
Komitmen meningkatkan mutu pendidikan di era digital terus ditunjukkan kalangan akademisi. Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) menginisiasi kegiatan Seminar Pendidikan bertajuk “Pemanfaatan Platform Digital dalam Pembelajaran” yang akan berlangsung di UPT SD Negeri 1 Pringsewu Utara, Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kompetensi bagi para guru sekolah dasar, khususnya dalam menghadapi tantangan pembelajaran modern yang semakin erat dengan teknologi digital. Seminar tersebut dijadwalkan diikuti guru-guru SD dari berbagai sekolah di Kecamatan Pringsewu.
Ketua pelaksana, Fredian Yuli Aji Tia, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa Pascasarjana UMPRI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar sudah menjadi kebutuhan penting di dunia pendidikan saat ini. Karena itu, para tenaga pendidik perlu memiliki kemampuan dan pemahaman yang baik terkait penggunaan platform digital dalam kegiatan pembelajaran.
“Melalui seminar ini kami ingin membantu para guru agar lebih percaya diri dan kreatif dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran di kelas,” kata Fredian.
Seminar pendidikan tersebut akan menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni Dr. Fatqul Hajar Aswad, M.Pd., MM., dosen Pascasarjana UMPRI, serta Yunita Ulfah, M.Pd., seorang guru penggiat digital dan fasilitator PM serta Wayground.
Selain penyampaian materi, peserta juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti sesi praktik penggunaan berbagai aplikasi pembelajaran digital yang dapat diterapkan secara langsung dalam proses belajar mengajar. Kegiatan diskusi interaktif juga disiapkan agar peserta dapat bertukar pengalaman dan solusi terkait penerapan teknologi di sekolah.
Panitia berharap seminar ini dapat memperluas wawasan guru mengenai inovasi pembelajaran berbasis digital sekaligus memperkuat literasi teknologi di lingkungan pendidikan dasar.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan dasar dalam menciptakan sistem pembelajaran yang lebih adaptif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
