
PESISIR BARAT,Lampung Ungkapkasus.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat bersama UPTD Puskesmas Kecamatan Lemong menggelar kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui kampanye dan penggerakan masyarakat untuk membudayakan perilaku hidup sehat, khususnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dipusatkan di SMP Negeri 23 Krui, Pekon Lemong, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 175 peserta ini melibatkan berbagai unsur lintas sektoral, di antaranya Camat Lemong, Danramil 422-01 Pesisir Utara, Kapolsek Pesisir Utara, Kepala KUA Lemong, Peratin Pekon Lemong, jajaran Dinas Kesehatan sebanyak 13 orang, 23 tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Lemong, serta 132 peserta dari unsur siswa-siswi, dewan guru, dan Kepala SMP Negeri 23 Krui.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan senam bersama yang dipandu instruktur dari Puskesmas Lemong. Acara kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta Mars Hidup Sehat.
Dalam sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), disampaikan bahwa kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun merupakan salah satu intervensi kesehatan paling sederhana, murah, dan efektif dalam mencegah berbagai penyakit.
“Cuci tangan pakai sabun dapat membantu mencegah penyakit diare, ISPA, serta mengurangi risiko infeksi yang dapat berdampak terhadap tumbuh kembang anak. Hal ini sejalan dengan semangat tema HKN Tahun 2026, yakni ‘Cegah Sejak Dini, Sehat Sepanjang Hayat’,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Lemong menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat yang telah memilih Kecamatan Lemong sebagai lokasi pelaksanaan kampanye GERMAS.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat di kalangan pelajar maupun masyarakat.
Camat juga mengajak seluruh siswa untuk menjadi pelopor sekaligus duta Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Mungkin terlihat sederhana, hanya mencuci tangan. Namun, dari tangan yang bersih, kita ikut menjaga masa depan anak-anak Lemong,” tegasnya.
Puncak kegiatan diisi dengan edukasi mengenai pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun yang disampaikan oleh narasumber dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Kegiatan dilanjutkan dengan flashmob serta praktik enam langkah CTPS secara serentak oleh seluruh peserta.
Antusiasme para siswa terlihat saat mengikuti praktik mencuci tangan pada sejumlah fasilitas yang telah disiapkan panitia, berupa galon air, sabun cair, dan tisu.
Selain edukasi kesehatan, UPTD Puskesmas Lemong juga menggelar aksi pangan lokal dengan memperkenalkan berbagai makanan sehat berbahan pangan lokal, seperti singkong rebus, jagung, ubi, dan buah-buahan.
Tidak hanya itu, masyarakat dan peserta juga mendapatkan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, serta konsultasi kesehatan yang dilayani langsung oleh 23 tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Lemong.
Kepala UPTD Puskesmas Lemong menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Puskesmas dalam memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak SMP Negeri 23 Krui tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat dan mampu menjadi agen perubahan dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya di lingkungan Pekon Lemong,” ungkapnya.
Melalui kegiatan GERMAS ini, diharapkan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda. Edukasi kesehatan sejak dini dinilai penting untuk membentuk masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan mencegah penyakit.
Kegiatan ditutup dengan yel-yel bersama bertema “Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun, Tetap Bersih untuk Semua!” yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.
Semangat kebersamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya masyarakat Pesisir Barat yang lebih sehat, bersih, dan peduli terhadap pencegahan penyakit sejak dini.
Jurnalis : Mualim & Yando