Geger! Direktur PDAM M. Hata Mengaku Ditelepon dan Ditantang Doni, Oknum P3K Dinas Pertanian Pringsewu Disorot

PRINGSEWU—Ungkapkasus.id

Polemik yang melibatkan Doni Destiawansyah, yang disebut sebagai pegawai P3K di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, dengan Direktur PDAM Pringsewu, M. Hata, memasuki babak baru. Setelah sebelumnya M. Hata mengaku menerima telepon bernada kasar, Doni akhirnya memberikan klarifikasi kepada media.

Dalam keterangannya, Doni membenarkan bahwa dirinya menghubungi M. Hata melalui sambungan telepon. Ia mengakui emosinya terpancing hingga melontarkan kata-kata yang kurang sopan.

Doni menjelaskan, persoalan tersebut bermula dari informasi yang diterimanya mengenai ucapan M. Hata yang disebut menyinggung kepemilikan mobil Honda CR-V miliknya.

“Saya mendapat informasi bahwa Direktur PDAM Pringsewu, M. Hata, pernah mengatakan, ‘Wih, hebat amat itu P3K Pertanian membawa mobil CR-V, sekelas mobil mewah’,” ujar Doni saat memberikan klarifikasi kepada media.

Menurut Doni, ucapan tersebut membuatnya merasa tersinggung. Ia mengaku menafsirkan perkataan itu seolah-olah dirinya dicurigai memperoleh kendaraan tersebut melalui cara yang tidak semestinya, termasuk dugaan korupsi atau menjadi simpanan seseorang.

Namun, penafsiran tersebut merupakan pandangan pribadi Doni dan belum dapat dianggap sebagai tuduhan yang terbukti pernah dilontarkan M. Hata.

Doni mengakui bahwa dirinya menelepon M. Hata dalam keadaan emosi dan menggunakan kalimat yang kurang pantas. Ia juga menyampaikan bahwa pada dasarnya dirinya merasa persoalan tersebut sudah dapat diselesaikan.

“Saya emosi dan menelepon Pak M. Hata dengan kata-kata yang kurang sopan. Namun, pada dasarnya saya pun sudah merasa persoalan ini selesai,” ungkapnya.

Klarifikasi ini memberikan perspektif lain atas peristiwa yang sebelumnya disampaikan M. Hata. Meski demikian, keterangan kedua pihak tetap perlu ditempatkan secara berimbang, termasuk memastikan konteks ucapan yang dipersoalkan.

Media masih membuka ruang bagi M. Hata untuk memberikan tanggapan atas klarifikasi Doni.