Polri  

Pascapilakon, Kompol Sukimanto Rangkul Warga untuk Jaga Keamanan dan Kerukunan

PRINGSEWU – Pascapilakon, Kompol Sukimanto rangkul warga untuk jaga keamanan dan kerukunan. Meski proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Kepala Pekon (Pilakon) serentak telah selesai pada 27 Oktober lalu, upaya kepolisian menjaga situasi tetap aman dan kondusif terus dilakukan.

Kabag Logistik Polres Pringsewu Kompol Sukimanto, selaku Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Kecamatan Pringsewu dan Ambarawa, turun langsung ke tengah masyarakat untuk memantau perkembangan situasi sekaligus melaksanakan cooling system pascapelaksanaan Pilakon.

Salah satu kegiatan tersebut dilakukan di Pekon Waluyojati, Kecamatan Pringsewu. Melalui komunikasi langsung dengan masyarakat, Sukimanto mengajak warga untuk tetap menjaga suasana damai, menghormati perbedaan pilihan, serta tidak membiarkan dinamika Pilakon merusak hubungan persaudaraan yang telah terjalin.

Menurutnya, berakhirnya pemungutan suara bukan berarti upaya menjaga keamanan ikut berakhir. Situasi pascapemilihan tetap perlu mendapat perhatian agar potensi kesalahpahaman, perselisihan, maupun provokasi yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat bisa diantisipasi sejak dini.

“Yang paling penting setelah Pilakon ini adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga suasana tetap sejuk. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi jangan sampai membuat hubungan ant tetangga dan sesama warga menjadi renggang,” ujar Kompol Sukimanto dalam keterangannya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra pada Kamis (29/10/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi memancing emosi atau memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, komunikasi dan kebersamaan menjadi kunci untuk menjaga kondisi tetap kondusif. Apabila muncul persoalan, masyarakat diharapkan dapat menyikapinya dengan bijak melalui musyawarah, bukan dengan tindakan yang justru memperbesar masalah.

“Kami hadir untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan kerukunan. Siapa pun yang dipilih, kita semua tetap bagian dari masyarakat yang sama. Jangan sampai perbedaan pilihan memutus silaturahmi,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan Pilakon serentak di wilayah Kecamatan Pringsewu dan Ambarawa, terdapat enam pekon yang mengikuti pemilihan. Di Kecamatan Pringsewu, yakni Pekon Waluyojati dan Margakaya. Sementara di Kecamatan Ambarawa, meliputi Pekon Ambarawa, Sumberagung, Margodadi, dan Ambarawa Timur.

Melalui kegiatan pemantauan dan cooling system tersebut, Polres Pringsewu berupaya memastikan situasi keamanan tetap terjaga sekaligus mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat muncul setelah pemungutan suara.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari pendekatan preventif dan humanis, dengan mengedepankan dialog serta mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Sukimanto berharap masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang tanpa terbebani perbedaan pilihan dalam Pilakon.

Sebab, pesta demokrasi di tingkat pekon bukan hanya tentang menentukan pemimpin, tetapi juga tentang menjaga kebersamaan. Setelah proses pemilihan selesai, persatuan dan kerukunan warga tetap menjadi hal utama yang harus dipertahankan.(*)