
PESISIR BARAT, Ungkapkasus.id — Pemilihan Peratin Pekon Pekonmon, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026. Salah satu kandidat yang ikut dalam kontestasi tersebut adalah Mat Nuryadin bin Nudin, calon Peratin nomor urut 2.
Dalam pencalonannya, Mat Nuryadin mengusung jargon “Bersama Membangun Pekon Pekonmon: Jujur, Amanah, dan Melayani.” Ia menyampaikan komitmen untuk mengabdikan diri kepada masyarakat serta mendorong pelayanan pemerintahan pekon yang mudah, terbuka, dan tidak membeda-bedakan masyarakat.
“Insyaallah saya akan mengabdi dan melayani masyarakat Pekon Pekonmon dengan lebih baik. Saya mohon doa, dukungan, dan pilihannya. Ini bukan tentang saya pribadi, tetapi demi Pekon Pekonmon yang lebih maju,” ujar Mat Nuryadin kepada media, Sabtu (3/10/2026).
Mat Nuryadin menyampaikan bahwa apabila memperoleh kepercayaan masyarakat, dirinya ingin memberikan pelayanan kepada seluruh warga tanpa membedakan latar belakang.
Ia juga menekankan pentingnya pemerintahan pekon yang dapat mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat, termasuk kalangan petani, nelayan, pemuda, tokoh adat, serta tokoh agama.
Menurut keterangan yang disampaikan kepada media, Mat Nuryadin selama ini dikenal aktif dalam organisasi dan memiliki hubungan dengan berbagai lapisan masyarakat di Pekon Pekonmon.
Namun, dalam menentukan pilihan, masyarakat tetap memiliki hak untuk menilai setiap calon berdasarkan visi, program, rekam jejak, serta komitmen yang disampaikan masing-masing kandidat.
Mat Nuryadin juga mengajak masyarakat Pekon Pekonmon yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak politiknya pada pemilihan Peratin yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026.
“Gunakan hak pilih dengan hati nurani. Jangan golput. Mari kita tentukan bersama arah pembangunan Pekon Pekonmon untuk delapan tahun ke depan,” tegas Mat Nuryadin.
Pemilihan Peratin Pekon Pekonmon nantinya menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin pekon sesuai pilihan masing-masing. Seluruh tahapan dan proses pemilihan diharapkan dapat berlangsung secara tertib, transparan, demokratis, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jurnalis: Zainal Abidin