
PESISIR BARAT Ungkapkasus.id
Calon Peratin Pekon Pekonmon, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Darmansyah, mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, keamanan, serta kondusivitas selama tahapan Pemilihan Peratin (Pilperatin) berlangsung.
Menurut Darmansyah, Pilperatin bukan sekadar momentum pergantian kepemimpinan di tingkat pekon, melainkan bagian penting dari proses demokrasi yang akan menentukan arah pembangunan dan pelayanan masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh masyarakat agar menyikapi perbedaan pilihan secara dewasa. Menurutnya, perbedaan dalam demokrasi merupakan sesuatu yang wajar dan tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah hubungan persaudaraan antarmasyarakat.
«“Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang biasa. Namun, persaudaraan dan kepentingan membangun pekon harus tetap menjadi prioritas,” ujar Darmansyah.»
Pilperatin Harus Jadi Adu Gagasan
Darmansyah juga mengajak seluruh calon Peratin Pekon Pekonmon menjadikan kontestasi politik tersebut sebagai ruang untuk menyampaikan gagasan, visi, dan program terbaik bagi masyarakat.
Ia menilai persaingan politik di tingkat pekon semestinya berlangsung secara sehat dan bermartabat. Setiap kandidat, kata dia, harus mampu menunjukkan kapasitas serta komitmennya untuk membangun pekon, bukan justru memperbesar perbedaan di tengah masyarakat.
“Kontestasi ini hendaknya menjadi ajang adu gagasan dan program. Siapa pun yang mendapat kepercayaan masyarakat nantinya harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Menurut Darmansyah, pembangunan pekon membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pekon, Badan Hippun Pemekonan (BHP), tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh warga.
Pekon, lanjutnya, harus mampu berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Warga Diminta Cerdas Menggunakan Hak Pilih
Kepada masyarakat Pekon Pekonmon, Darmansyah mengingatkan agar hak suara digunakan secara cerdas, selektif, dan bertanggung jawab.
Ia meminta warga tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan konflik selama tahapan Pilperatin.
“Masyarakat harus melihat calon berdasarkan gagasan, kemampuan, rekam jejak, serta komitmennya untuk membangun pekon. Jangan sampai perbedaan pilihan justru merusak hubungan kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin,” tegasnya.
Ia juga berharap seluruh penyelenggara Pilperatin dapat menjalankan tugas secara profesional dengan mengedepankan transparansi, integritas, dan netralitas.
«“Kepada seluruh penyelenggara Pilperatin, kami berharap menjaga profesionalitas, transparansi, dan netralitas agar seluruh proses berjalan aman, tertib, serta menghasilkan pemimpin pekon yang berkualitas dan amanah,” tegas Darmansyah.»
Memilih Pemimpin, Menentukan Masa Depan Pekon
Darmansyah menegaskan bahwa Pilperatin harus dipandang sebagai proses untuk menentukan arah masa depan Pekon Pekonmon.
Pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan tidak hanya mampu menjalankan roda pemerintahan pekon, tetapi juga mampu menyatukan masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, mengembangkan potensi ekonomi, serta menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
«“Pilperatin bukan hanya memilih Peratin, tetapi memilih arah masa depan pekon. Karena itu, demokrasi di pekon harus melahirkan pemimpin yang mampu mempersatukan masyarakat dan membawa perubahan nyata,” pungkasnya.»
Dengan mengedepankan persatuan, kedewasaan berdemokrasi, serta penghormatan terhadap perbedaan pilihan, Darmansyah berharap seluruh tahapan Pilperatin Pekon Pekonmon dapat berlangsung aman, damai, tertib, transparan, dan demokratis.
Ia juga berharap siapa pun yang nantinya memperoleh mandat masyarakat dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta mengutamakan kepentingan masyarakat dan kemajuan Pekon Pekonmon.
Jurnalis: Zainal Abidin




