Rembuk Stunting Desa Bumi Asih Perkuat Komitmen Menuju Generasi Sehat

Lampung Selatan,Ungkap kasus. ID

– Pemerintah Desa Bumi Asih bersama Pemerintah Kecamatan Palas menggelar Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan dan penetapan RKPDes Tahun Anggaran 2027 di Aula Kantor Desa Bumi Asih, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur kecamatan, KUA, BPD, Babinsa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, pendamping desa, tokoh masyarakat, dan kepala dusun.

Kepala Desa Bumi Asih, Poniran, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung program percepatan penurunan stunting melalui penganggaran dan kegiatan yang terintegrasi dalam RKPDes 2027.

‎”Hasil rembuk stunting ini akan menjadi dasar penyusunan program pembangunan desa yang lebih fokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Poniran.

‎Sementara itu, Camat Palas, Rosalina, menjelaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, melainkan ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Menurutnya, stunting terjadi akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan pola asuh yang kurang tepat, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Rosalina menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas nasional dan daerah. Ia mengatakan desa menjadi ujung tombak dalam mencapai target penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Lampung Selatan.

‎Dalam forum tersebut, peserta membahas data balita stunting secara terbuka untuk menentukan langkah penanganan yang tepat sasaran. Pemerintah desa juga didorong mengalokasikan APBDes bagi program pendukung seperti pemberian makanan tambahan (PMT), penyediaan air bersih, pembangunan sanitasi sehat, dan penguatan peran kader kesehatan.

‎Kepala UPT Puskesmas Bumi Daya, Saiful Anwar, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendampingi keluarga berisiko stunting. Ia berharap terwujud Gerakan Desa Bebas Stunting guna menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.(Joe)

Exit mobile version