ungkapkasus.id, Pringsewu – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pringsewu menggelar berbagai kegiatan bakti kesehatan yang menyasar ratusan warga dari berbagai kalangan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapolres Pringsewu, Sabtu (6/6/2026), itu meliputi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan umum, khitanan massal hingga pemberangkatan peserta operasi katarak dan pterigium.
Kapolres Pringsewu, M. Yunnus Saputra, mengatakan rangkaian bakti kesehatan tersebut merupakan wujud nyata tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni “Polri untuk Masyarakat”. Melalui kegiatan tersebut, Polres Pringsewu ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan warga.
“Total peserta yang mengikuti bakti kesehatan hari ini mencapai sekitar 150 orang. Mereka berasal dari masyarakat umum, komunitas ojek online, serikat pekerja, dan berbagai elemen masyarakat lainnya,” kata Yunnus disel sela kegiatan bakti kesehatan.
Ia menjelaskan, kegiatan donor darah diikuti 30 peserta yang selanjutnya disalurkan melalui Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Pringsewu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan pengobatan umum masing-masing diikuti 50 orang, sedangkan khitanan massal diikuti 20 anak dari keluarga kurang mampu yang berasal dari berbagai wilayah Kabupaten Pringsewu.
Tidak hanya itu, Polres Pringsewu juga turut berpartisipasi dalam program bakti kesehatan tingkat Polda Lampung melalui kegiatan operasi katarak dan pterigium. Dari 63 warga yang sebelumnya terjaring sebagai calon peserta, sebanyak 22 orang dinyatakan lolos setelah menjalani proses screening kesehatan.
“Mereka yang lolos screening pagi tadi sudah kami berangkatkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani operasi. Mudah-mudahan seluruh proses berjalan lancar dan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup para peserta,” ujarnya.
Selain fokus pada pelayanan kesehatan, Yunnus mengungkapkan pihaknya juga akan memberikan perhatian khusus kepada dua anak di Kabupaten Pringsewu yang mengalami stunting. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin keberadaan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, selain menjaga keamanan dan ketertiban, kami juga berupaya hadir melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” ungkapnya.
Yunnus turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah daerah, komunitas, hingga masyarakat yang ikut berpartisipasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial seperti inilah yang ingin terus kita bangun bersama, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya. (*)








