Lampung selatan, Ungkapkasus.id
Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sakura Indonesia resmi membuka program dana talangan tahun 2026 yang ditujukan untuk membantu calon peserta didik meraih peluang kerja ke Jepang. Kegiatan tersebut digelar di halaman LPK pusat di Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Kamis (16/4/2026).
CEO LPK Sakura Indonesia, Nyoman Supat Widya, A.Md, mengatakan bahwa program ini memberikan keringanan biaya hingga 100 persen, termasuk biaya pendaftaran. “Program dana talangan ini kami hadirkan agar siswa bisa fokus belajar tanpa terbebani biaya, sekaligus memberi rasa tenang bagi orang tua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program ini akan berjalan hingga 2027 dengan sistem pelatihan intensif. Menurutnya, peserta memiliki peluang untuk bekerja di Jepang dalam waktu relatif singkat, sekitar empat hingga enam bulan setelah menjalani pelatihan. Selain itu, rekrutmen dilakukan secara berkala setiap tiga bulan dengan kuota 30 peserta per kelas.
Saat ini, lanjut Nyoman, kuota hampir terpenuhi. Ia menyebutkan bahwa dari 30 kursi yang tersedia, 28 di antaranya telah terisi.
Meski menawarkan kemudahan pembiayaan, pihak LPK tetap menerapkan seleksi ketat. Nyoman menegaskan bahwa proses seleksi penting untuk menjaga kualitas lulusan agar siap bersaing di dunia kerja internasional.
Sementara itu, salah satu peserta, Meysah, mengaku mendapatkan banyak manfaat selama mengikuti pelatihan. Ia mengatakan bahwa sistem pembelajaran di LPK Sakura Indonesia disiplin dan mudah dipahami.
Peserta lainnya, Amrin Shombing, juga menilai para pengajar profesional dan komunikatif, sehingga membantu mempercepat kesiapan kerja. Ia menyebut dirinya segera berangkat ke Jepang setelah mendapatkan pekerjaan.(Joe)
