Bupati Pringsewu Pantau Peredaran Makanan Jelang Lebaran

PRINGSEWU -Ungkapkasus.id

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern di wilayah setempat, pada Rabu (11/3/2026).

Pasar tradisional dan modern yang dikunjungi dan dipantau langsung oleh bupati bersama jajaran pemkab dan kepolisian, BPOM, BAPANAS, serta Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan diantaranya Pasar Gading Rejo dan Chandra Superstore.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukannya bersama tim, menurut Bupati Riyanto Pamungkas, kondisi di lapangan masih terbilang normal, termasuk ketersediaan maupun harga, dan tidak ditemukan adanya hal-hal yang mengkhawatirkan terkait makanan yang beredar di pasaran.

“Mudah-mudahan bersama-sama kita bisa saling mengawasi dan menjaga agar bahan pangan atau makanan yang dijual dan beredar aman dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya. (*)

Bupati Pringsewu Panen Raya Padi Sehat Di Kecamatan Sukoharjo

SUKOHARJO – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melakukan Panen Raya Padi Sehat 2026 di Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, pada Rabu (11/3/2026). Bupati Pringsewu didampingi Ketua TP-PKK Ny.Rahayu Sri Pamungkas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hendrid beserta kepala perangkat daerah terkait berkesempatan memetik padi sehat hasil panen tersebut.

Bupati Pringsewu mengatakan pertanian sehat adalah sistem manajemen produksi terpadu yang menghindari penggunaan pupuk buatan, pestisida, dan hasil rekayasa genetik, menekan pencemaran udara, tanah dan air. Pertanian sehat juga meningkatkan kesehatan dan produktivitas di antara flora, fauna dan manusia.

“Program terkait pertanian di Indonesia telah diformulasi oleh Kementerian Pertanian dalam wujud 4 Sukses Program Pembangunan Pertanian, yaitu Pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan, Peningkatan diversifikasi pangan, Peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor, serta Peningkatan kesejahteraan petani,” kata Bupati.

Menurutnya, pengembangan pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan limbah hasil pertanian padi merupakan aktivitas yang relevan dengan 4 Sukses Program Pembangunan Pertanian, terutama swasembada berkelanjutan, dan peningkatan nilai tambah, daya saing, dan ekspor. Serta peningkatan kesejahteraan petani.

“Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu mengembangkan program yang dikembangkan dalam mewujudkan produktifitas petani, khususnya pengembangan tanaman sehat atau organik dengan tujuan untuk mengkonsolidasikan sektor pertanian yang sudah didesentralisasi, serta kelompok di tingkat masyarakat yang sudah dibentuk. Salah satunya dengan melakukan pengembangan kawasan padi organik yang ada di Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.

Sebagai wujud komitmen dari program tersebut, lanjutnya, dipilih lokus pengembangan pada Kelompok Tani Mina Raharja yang yang berada di Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo seluas 7 hektar, dengan varietas tanaman padi yang digunakan yaitu Impari Arumba. Karenanya, para pelaku usaha tani, selain memanfaatkan bantuan pupuk sehat program pemerintah, agar bisa mengoptimalkan pemanfaatan potensi-potensi alam yang tersedia di lahan usaha tani dalam memproduksi pupuk sehat guna memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman, sehingga bisamempertahankan produktifitas usaha tani, dan tetap menjaga kelestarian alam menuju pertanian berkelanjutan. (*)

 

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Oxygen Concentrator Kepada Puskesmas

SUKOHARJO – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa Oxygen Concentrator kepada UPT Puskesmas Sukoharjo. Bantuan yang berasal dari Kementerian Kesehatan RI ini diterima oleh Kepala UPT Puskesmas Sukoharjo dr.Dwi Noviana di UPT Puskesmas Sukoharjo, Kecamatan Sukoharjo, pada Rabu (11/3/2026).

Bupati Pringsewu berharap bantuan hibah yang bersumber dari APBN untuk seluruh Puskesmas di Kabupaten Pringsewu ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Menurut Bupati, alat tersebut sangat membantu warga, khususnya yang memiliki ketergantungan dengan oksigen.

Selain itu, menilai dari kondisi UPT Puskesmas Sukoharjo yang dinilai cukup baik, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan keinginan agar UPT Puskesmas Sukoharjo bisa dijadikan Zona Integritas. Pihaknya mendorong pihak Puskesmas untuk bersama-sama menjadikan sebagai percontohan untuk Zona Integritas Bebas Korupsi.

“Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal kita agar kita bisa menjadi kabupaten yang zero korupsi dan penyalahgunaan anggaran dan sebagainya. Semoga kita senantiasa diberi keberkahan oleh Allah SWT untuk bisa semaksimal mungkin melaksanakan tugas-tugas pelayanan publik di bidang kesehatan,” ucapnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Pringsewu Ns.Ali Subagiyo, S.ST. mengatakan bantuan alat Oxygen Concentrator kepada UPT Puskesmas di Kabupaten Pringsewu ini sudah didistribusikan ke masing-masing Puskesmas, sekaligus berharap bisa digunakan semaksimal mungkin untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Pringsewu hadir dalam pelayanan kesehatan di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ali Subagiyo.

Acara penyerahan bantuan alat kesehatan Oxygen Concentrator tersebut juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Ihsan Hendrawan, S.H., M.H., Inspektur Kabupaten Pringsewu M.Akbar Sholeh, S.Si., M.S.Ak. serta Kadis Pertanian Maryanto, S.P. (Ay)