Lampung Selatan, Ungkap kasus.id
— Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran layanan penyeberangan bagi masyarakat yang akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan jumpa pers dan silaturahmi bersama wartawan yang digelar di ruang VIP kantor ASDP kawasan Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (5/3/2026).
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada musim mudik tahun ini.
“ASDP Cabang Bakauheni telah melakukan berbagai persiapan mulai dari kesiapan dermaga, armada kapal hingga penguatan sistem tiket online. Kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Partogi.
Ia menjelaskan, Pelabuhan Bakauheni merupakan pintu gerbang utama penghubung Pulau Sumatera dan Pulau Jawa melalui lintasan penyeberangan menuju Pelabuhan Merak, sehingga menjadi titik penting mobilitas masyarakat saat musim mudik.
Saat ini, pelabuhan tersebut memiliki tujuh dermaga aktif yang terdiri dari dua dermaga eksekutif dan lima dermaga reguler yang akan dioperasikan secara maksimal selama masa arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Selain itu, ASDP juga menyiagakan sekitar 57 unit kapal ferry untuk melayani penyeberangan pemudik di lintasan utama Merak–Bakauheni.
Partogi menambahkan bahwa secara nasional ASDP memproyeksikan pergerakan pemudik pada Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 5,8 juta penumpang dengan 1,4 juta kendaraan.
“Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, serta operator kapal agar operasional penyeberangan selama masa mudik dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk memesan tiket penyeberangan lebih awal melalui aplikasi Ferizy guna menghindari antrean panjang di pelabuhan.(Joe/**)












