100 Penyandang Disabilitas Terima Manfaat Yansos Jejama,Wagub Lampung Dorang Pelayanan Sosial Inklusif.

PESISIR BARAT, Lampung – Ungkapkasus.id-

Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pelayanan sosial yang merata dan inklusif melalui program Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama). Kali ini, sebanyak 100 penyandang disabilitas di Kabupaten Pesisir Barat menerima manfaat pelayanan sosial dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Pekon Biha, Kecamatan Pesisir Selatan, Senin (2/11/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., dan disambut langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat Riza Pahlepi, S.T., unsur Forkopimda Lampung Barat dan Pesisir Barat, Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat Ny. Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., Ketua DPW Pesisir Barat Elizawati Zadmiko, peratin Pekon Biha, serta masyarakat penerima manfaat Yansos Jejama.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Pesisir Barat melalui program Yansos Jejama.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dan dukungan sosial kepada masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus kualitas hidup mereka.

“Pelayanan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, memenuhi kebutuhan yang diperlukan, serta memberikan manfaat nyata bagi para penerima dan keluarganya,” ujarnya.

Bupati juga berpesan kepada seluruh penerima manfaat agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan, kolaborasi, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, maupun unsur masyarakat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa program Yansos Jejama memiliki peran strategis dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.

“Pemerintah berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial. Kita ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran,” ujar Wagub.

Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Pesisir Barat memiliki wilayah serta karakteristik masyarakat yang beragam. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pelayanan sosial. Karena itu, seluruh wilayah, termasuk daerah yang jauh dari pusat pelayanan, harus tetap memperoleh akses dan kesempatan yang sama.

Secara khusus, Jihan Nurlela menekankan pentingnya memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, setiap manusia memiliki potensi dan hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, pelayanan kesehatan, pekerjaan, serta kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ukuran keberhasilan pembangunan tidak semata-mata dilihat dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mendapatkan kehidupan yang layak, pelayanan yang baik, serta kesempatan untuk berkembang,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, organisasi sosial, dunia usaha, perguruan tinggi, media, hingga komunitas, untuk terus memperkuat kolaborasi dan menghidupkan semangat Yansos Jejama agar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.

“Yansos Jejama tidak boleh berhenti sebagai sebuah kegiatan hari ini. Semangatnya harus terus hidup. Hidup di desa-desa, di sekolah-sekolah, di lingkungan kerja, di tengah keluarga,” pesannya.

Melalui program Yansos Jejama, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap pelayanan sosial dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat kepedulian sosial, menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, serta memastikan penyandang disabilitas memperoleh hak dan kesempatan yang setara untuk berkembang dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Jurnalis: Zainal & Joni.