
Pesisir Barat, Ungkapkasus.id-
Sabtu-16/5/2026
Kepala sekolah SDN 16 krui (Mh) mengambil kebijakan yang pro kontra dalam hal memberi insentif gaji kepada tenaga sukarela yang ada di sekolahan yang bersal dari menyewakan lahan sisa milik sekolah untuk ditanam jagung oleh pihak yang menyewa (D).
“T” salah satu warga pekon kota jawa dimana lokasi keberadaan SDN 16 Krui mengatakan bahwa sudah sering kali dalam pihak sekolah menyewakan lahan sisa sekitar sekolah pada pihak warga untuk ditanam palawija jagung, tidak hanya kepala sekolah saat ini, yang terdahulupun sama saja, dengan alasan macam macam.
Masih kata “T” bahwa kata orang mustinya gaji insentif bisa di ambilkan dari dana BOS sekolah itu sendiri, tapi paktanya seolah dana Bos tak cukup dan tak mampu membiayai 1 atau 2 orang tenaga sukarela yang dimaksud.
Dan saya jujur coba periksa dulu penggunaan dana Bos yang kata orang orang cukup besar, jangan jangan dikorupsi ama kepala sekolahnya.
“XN” saat ditemui di rumahnya mengaku salah satu Guru bahwa dia ikut dalam rapat membahas duit Rp.1.500.000, sebagai insentif untuk tenaga sukarela yang ada disekolah kita, dan hal tersebut di bahas dalam rapat sekolah, katanya untuk 4 bulan kerja yang lain saya gak tau.
Syamsul Bahri Ketua K3S kecamatan Bangkunat saat dikonfirmasi mengatakan bahwa saya sudah menghubungi pihak kepala sekolah SDN 16 Krui, tapi dia mengelak tidak tau karena dia baru beberapa bulan menjabat kepala sekolah.
(Tim Ungkapkasus)
