Warga Kacewa Pembangunan PU Jalan Pekon Ulok Mukti Diduga Asal-Asalan

Pesisir Barat—Ungkapkasus.id

Proyek pembangunan jalan yang menghubungkan Pekon Sumberagung dan Pekon Ulok Mukti, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, menuai kritik dari warga. Pekerjaan yang sudah selesai diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai standar teknis, Jum,at(3/4/2026).

Sejumlah warga yang ditemui enggan namanya dipublikasikan. Namun, mereka mengaku kecewa dengan metode pengerjaan yang dinilai tidak profesional.dan Merugikan keuangan negara

 

“Mulai dari tahapan pengerjaannya sudah tidak benar. Aspal lama tidak dikeruk dengan baik, tidak ada pemadatan, bahkan talud yang dipasang banyak tercampur lumpur. Bagaimana ini bisa awet sementara anggarannya besar?” ungkap salah satu warga.

Proyek Bernilai Rp1,5 Miliar: Berdasarkan hasil penelusuran tim Ungkapkasus.id di lokasi, pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV. Kakalau Butuah dengan nilai kontrak:

Rp 1.566.924.899,20
Nomor Kontrak: 01/KTR/APBD/BM/IV.03.03/2025

Namun saat awak media mencoba melakukan konfirmasi, pihak pelaksana maupun kontraktor tidak berada di lokasi Yang ada kesanya kurang baik di mata masyarakat

Sedangkan ini uang rakyat. Wajar kami menegur. Pekerjaan jangan seenaknya, harus sesuai standar. Kalau asal-asalan begini, jalan tidak akan bertahan lama,” sambung warga lainnya dengan wajah kecewa

Masyarakat Setempat juga merasa kecewa adanya pembangunan yang bekerja asal-asalan Namun ia menyatakan pihak pelaksana sama sekali belum melakukan koordinasi dengan pemerintah pekon sampai pekerjaan selesaikan

Di mohon kepada Bapak Bupati dan wakil bupati pesisir barat juga DPRD dapil 2 segera turun kelapangan untuk melihat langsung pekerjaan yang terkesan amberadul apa bila terbukti segera lakukan pengauditan agar kejadian tersebut jangan terulang lagi

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun dinas terkait belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan penjelasan mengenai dugaan ketidaksesuaian teknis pekerjaan itu

Tim Ungkapkasus.id.masih terus berupaya supaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak terkait dan akan menyampaikan informasi lanjutan pada pemberitaan berikutnya.