ORARI DXpedition Team Gelar CAMPOTA & BOTA Di Pantai Cukuhbatu Kotaaagung

PRINGSEWU –Ungkapkasus.id

Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) DXpedition Team dan Pringsewu DX Club (PDXC) selama dua hari (2-3 Mei 2026) menggelar Camping On The Air (CAMPOTA) dan Beaches On The Air (BOTA) di Pantai Cukuhbatu, Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Tanggamus M.Saleh Asnawi pada Sabtu (2/5/2026), dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus serta ORARI.

CAMPOTA dan BOTA adalah kegiatan melatih keterampilan berkomunikasi serta teknik radio bagi anggota ORARI, sekaligus memperkenalkan destinasi wisata daerah. Untuk CAMPOTA dan BOTA kali ini diikuti sejumlah aktivator anggota ORARI Lokal Pringsewu, Palembang, Serang, Bogor, dan Tanggamus. Kedua kegiatan tersebut dipancarkan dengan mode Single Side Band (SSB) melalui 40 dan 80 meter band dengan frekuensi hunting, dimana setiap stasiun radio amatir yang berhasil melakukan kontak dua arah dengan para aktivator akan diberikan QSL card dari para aktivator.

Bupati Tanggamus M.Saleh Asnawi pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat datang ke Kabupaten Tanggamus sekaligus ucapan terimakasih dan apresiasi kepada ORARI melalui DXpedition Team yang telah memilih Kabupaten Tanggamus sebagai lokasi kegiatan CAMPOTA dan BOTA.

“Pemkab Tanggamus sangat mendukung digelarnya event ini. CAMPOTA dan BOTA bukan sekadar kegiatan teknik amatir radio dan ajang silaturahmi sebuah komunitas, melainkan menjadi ajang promosi kepariwisataan yang cukup efektif,” ujarnya.

Asnawi mengungkapkan Kabupaten Tanggamus memiliki kekayaan alam cukup berlimpah, seperti pesona pantai di sepanjang pesisir Teluk Semaka dengan panjang sekitar 202 km, dimana potensi wisata ini juga perlu dipromosikan kepada masyarakat luas melalui berbagai event sebagaimana yang dilaksanakan ORARI.

“Dari seluruh kecamatan yang ada di Tanggamus, sembilan diantaranya berada di pesisir pantai. Selain itu, potensi lainnya adalah perikanan. Mengingat kawasan Teluk Semaka ini dekat dengan laut lepas, sehingga minim tercemar oleh sampah, sehingganya ikan laut di sini terkenal paling enak,” kata Bupati Tanggamus.

Terkait keberadaan ORARI, menurut Bupati Tanggamus memiliki peranan serta fungsi yang sangat penting, terutama saat terjadinya bencana alam dan kondisi darurat lainnya, dimana jika terjadi peristiwa tersebut dan berbagai sarana serta infrastruktur lainnya lumpuh dan tidak berfungsi, hanya ORARI satu-satunya yang bisa dimanfaatkan dan dioperasionalkan.

“Selamat melaksanakan kegiatan CAMPOTA dan BOTA di Kabupaten Tanggamus. Semoga sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Tanggamus dengan ORARI akan memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Tanggamus Heridwan Ghozali mengatakan kegiatan CAMPOTA dan BOTA di Pantai Cukuhbatu ini merupakan kolaborasi anggota ORARI dari beberapa lokal. Ia juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua anggota ORARI Lokal Tanggamus yang baru dua bulan berdiri setelah memisahkan dari Lokal Pringsewu tapi mampu mempersiapkan kegiatan ini dengan baik dalam waktu singkat.

“ORARI Lokal Tanggamus ini sebelumnya berada di bawah ORARI Lokal Pringsewu. Atas dukungan dan persetujuan Ketua ORARI Lokal Pringsewu, akhirnya ORARI Lokal Tanggamus bisa berdiri. Setelah ini mudah-mudahan nanti kita juga bisa mengadakan di Pantai Kiluan atau Pantai Gigi Hiu. Termasuk kegiatan Summit On The Air (SOTA), mungkin bisa di Gisting atau Ulubelu. Ini merupakan kesempatan emas untuk lebih mempopulerkan potensi wisata kita,” ujarnya. (Ay)